Daftar Isi

Tampilkan postingan dengan label Ilmu yang bermanfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu yang bermanfaat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Agustus 2020

Pentas Seni Dul Muluk Universitas Sriwijaya 2019

Baliho Pentas Seni Dul Muluk Universitas Sriwijaya 2019


Dulmuluk adalah teater tradisional Sumatra Selatan yang lahir di Kota Palembang. Teater Dulmuluk pertama kali terinspirasi dari seorang pedagang keturunan Arab yang bernama Wan Bakar. Ia datang ke Palembang pada abad ke-20 lalu menggelar pembacaan kisah petualangan Abdul Muluk Jauhari dan pantun-pantun jenakanya disekitar rumah Wan Bakar di Tangga Takat 16 Ulu pada tahun 1854. Agar lebih menarik pembacaan syair kemudian disertai dengan peragaan oleh beberapa orang ditambah iringan musik gambus dan terbangan. Dalam setiap pementasan, ada enam orang pemain dan 4 orang pengiring musik, yang memperagakan aktingnya di depan para penonton.


        Kisah Dulmuluk berasal dari kitab Kejayaan Kerajaan Melayu yang selesai ditulis pada 2 Juli 1845, yang berjudul Syair Abdul Muluk. Ada 2 pendapat penulis kitab ini yaitu Raja Ali Haji bin Raja Achmad dari Pulau Penyengat Indra Sakti (Riau) adalah versi DR. Philipus Pieter Voorda Van Eysinga (seorang hakim di Batavia) dan Saleha, sepupu Raja Ali Haji adalah versi Von de wall. Kitab ini kemudian dipentaskan dalam bentuk teater.


        Pada tanggal 16 Desember 2013, teater Dulmuluk ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Bangsa oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia. Sebagai salah satu seni daerah diPalembang, seni pertunjukan Dulmuluk merupakan ”jiwa” masyarakat Palembang yang harus dilestarikan. Sebagaimana yang terjadi pada senintradisional lain, banyak teater tradisional di Sumatera Selatan yang eksistensinya belum diketahui oleh masyarakat secara umum. Namun sayangnya, seni tradisional ini kurang begitu dikenal, terutama oleh masyarakat di luar Palembang. Hal ini disebabkan pembudidayaan kesenian tradisional tersebut, khususnya seni drama/teater sangat kurang.


       Disaat pentas seni ini semakin kurang diminati, Universitas Sriwijaya mencoba membangkitkan lagi semangat cinta budaya terutama pada kesenian Dulmuluk ini. Pada Sabtu, 16 November 2019 di Graha Sriwijaya Bukit Besar Palembang lalu, Universitas Sriwijaya sukses menggelar acara malam kesenian dengan pertunjukan seni drama Dul Muluk bertajuk “Kembalinya Siti Rafeah”. Acara ini diadakan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke - 59 Universitas Sriwijaya (Unsri). Pertunjukkan itu dilakoni oleh beberapa petinggi kampus Unsri, tak terkecuali Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE selaku Rektor Unsri yang berperan sebagai Raja Sriwijaya, Guru Besar dan Dosen Selebritis Kampus Unsri lainnya diantaranya, Prof. Siti Herlinda yang berperan sebagai istri Raja Sriwijaya, Maya Indah Sari sebagai Siti Rafeah, dan Dr. Suparman sebagai Sultan Abdul Muluk, serta masih banyak lagi yang turut berperan pada pentas seni drama Dul Muluk tersebut.


        Pada kesempatan yang sama, digelar pula acara cultural night 2019 menghadirkan sejumlah mahasiswa yang berasal dari 10 negara yaitu negara Jepang, Vietnam, Korea, Papua Nugini, Tajikistan, Sudan, Suriah, Filipina, Malaysia, serta mahasiswa dari Indonesia. Para mahasiswa tersebut menampilkan aksi panggung berupa kesenian, tarian dan lagu. Kegiatan cultural night 2019 ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan UPT KLI Unsri. 


Berikut beberapa dokumentasinya: 




Foto dokumentasi Pentas Seni Dulmuluk Universitas Sriwijaya 2019
Sumber: unsri.ac.id


       Acara tahunan ini selalu meriah. Akting di panggung dibawakan secara spontan dan sangat menghibur dengan logat bahasa Palembang yang kental membuat penonton yang hadir tertawa terpingkal – pingkal. 

Dokumentasi tahun 2018 bisa dilihat di: 


Referensi:
"Pentas Seni". Seni Dul Muluk dan Cultural Night Meriahkan Malam Puncak Dies Natalis Ke 59 Unsri. Diakses tanggal 26 Agustus 2020. 

Senin, 02 Desember 2019

Skematik dan PCB Layout Rangkaian Adaptor (Power Supply) AC to DC output 5 Volt



Software Proteus 8 Professional merupakan salah satu software elektronik yang digunakan untuk membantu para designer dalam merancang dan mensimulasikan suatu rangkaian elektronik. Software ini memiliki dua fungsi sekaligus dalam satu paket, yaitu sebagai software untuk menggambar skematik dan digunakan sebagai merancang gambar Printed Circuit Board (PCB).
Pada tulisan kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial cara membuat rangkaian Adaptor (Power Supply) AC to DC untuk keluaran tegangan 5 volt. Aplikasi yang akan digunakan disini adalah Proteus 8 Profesional. Alasan saya menggunakan aplikasi ini karena inilah salah satu aplikasi paling popular digunakan para desainer. Selain itu aplikasi ini juga mudah didapat dan kompatibel dengan banyak platform. Sedangkan alasan saya mengangkat tema ini karena ini juga salah satu tugas mata kuliah saya di semester 4, yaitu mata kuliah Elektronika Dasar. Di mata kuliah ini banyak dijelaskan bagaimana membuat rangkaian elektronika dan praktik pembuatan rangkaiannya secara langsung.
Selain pada tutorial kali ini, nantinya juga akan saya bagikan tutorial lain menggunakan Proteus ini. Jadi bagi kalian yang ingin belajar bersama saya, terus ikuti update terbaru blog saya ini ya. http://grtheshine.blogspot.com/ dan juga bagi klian yang ingin mendownload aplikasi proteus 8 profesional sperti yang sedang saya gunakan ini bisa kalian dapatkan di alamat berikut:


DOWNLOAD PROTEUS 8 PROFESIONAL
Baiklah langsung saja simak penjelasan dibawah ini ya:
Langkah pertama:
-          Buka aplikasi Proteus 8 Profesional klian dengan klik ganda atau klik kanan Shortcut Proteus 8 Profesional yang ada didekstop. Bagi klian yang belum punya aplikasinya bisa download disini.
-          Setelah terbuka, tampilan awalnya adalah seperti gambar dibawah ini, yaitu jendela Home Page:
-          Dari jendela ini terdapat bagian-bagian seperti: title bar, menu bar, tool bar, work page dan bagian lainya.
-          Jika klian sebelumnya sudah pernah menggunakan aplikasinya dan menyimpan filenya. Maka jendela Home Page pada bagian Start, Recent Project, akan tampil daftar link untuk mengingatkan dan membuka file yang terakhir kali disimpan atau diakses.

-          Untuk membuat Project Baru, klik New Project. atau klik toolbar Schematic Capture pada toolbar.

Perbedaannya adalah pada file yang sedang terbuka, jika klian membuat project baru maka file yang terbuka akan sudah otomatis tersimpan. Namun jika klian memilih Schematic Capture file yang terbuka tidak akan tersimpan sebelum klian menyimpannya secara manual.
-          Jika telah melakukan langkah diatas, maka akan terbuka work page baru Schematic Capture seperti gambar berikut:

Langkah kedua
-          Jika langkah pertama yaitu membuka Aplikasinya sudah, langkah erikutnya adalah mulai merangkai komponen. Yang perlu dilakukan adalah menyiapkan komponen rangkaian, dengan cara menambahkanya dari library ke component list:
Line Callout 2: Component List

-          Klik pada toolbar Component Mode,  lalu klik Huruf P untuk pick Form Library  dan L untuk Device Libraries. Maka Jendela popup Pick Device akan muncul:

-          Pada Jendela Pick Device inilah kita akan mencar satu-persatu komponen yang diperlukan untuk membuat Skematik Rangkaian. Cara mencari komponan dapat dilakukan secara manual yaitu menelusuri ke dalam bagian Category atau dengan cara otomatis, yaitu dengan memasukkan nama komponen yang akan kit acari pada bagian  Keywords:


-          Kali ini komponen yang kita gunakan untuk membuat Skematik dan PCB Layout Rangkaian Adaptor (Power Supply) AC to DC output 5 Volt adalah sebagai berikut:
·         1N4007 (Diode)
·         9CD04021A1203FLHF3 (Resistor) R1=100Ω
·         7805 (Transistor)
·         ALTERNATOR (Sumber arus AC)  220V/50Hz
·         CAP (Kapasitor) C2=220 µF dan C3=2200 µF
·         CAP-ELEC (Kapasitor) C1=470 µF
·         LED-YELLOW (Lampu LED)
·         TRAN-2P3S (Transformator)

-          Kemudian masukkan satu persatu komponen yang sudah ada di Component List ke baagian Area Gambar. Dengan cara aktifkan terebih dahulu tool Component Mode
, maka icon kursor akan menjadi bentuk pena. Klik komponen di Component List yang akan dimasukkan ke Area Gambar, kemudian klik kiri di Area Gambar.

-          Sambungkan satu komponen dengan komponen lain. Yaitu dengan klik pada ujung component yang berada di Area Gambar, lalu geser ke arah ujung component lain yang ada di Area Gambar. Setelah terhubung lalu klik kiri lagi untuk menyambungkan. Berikut bentuk rangkaiannya:

Langkah ketiga
-          Memasukkan nilai component. Dengan cara klik kanan pada komponen yang berada di Area Gambar, maka akan muncul jendela Edit Component seperti gambar dibawah ini.



-          Sesuaikan nilai masing-masing Komponen dengan nilai komponen yang kita perlukan seperti pada daftar komponen yang sudah saya tuliskan di langkah awal sebelumnya. Setelah semua nilai komponen telah disesuaikan, untuk menguji rangkaian kita berhasil atau tidak. Maka kita memerlukan component tambahan yaitu DC Voltmeter yang dapat dicari pada Toolbox Virtual Instrument Mode yang ikonnya . Cari DC Voltmeter dan masukkan ke Area Gambar seperti memasukan Komponen biasa. Sambungkan diujung rangkaian kita.
-          Kemudian klik tombol Play:
-          Jika sudah berjalan icon Play akan beruah warna menjadi hijau  Rangkaian bekerja baik jika lampu LED berubah warna menjadi Kuning, DC Voltmeter bernilai 5 Volt.

-          Jika muncul Jendela Simulation Error seperti gambar dibawah ini, itu artinya masih terdapat kesalahan dalam rangkaian yang dibuat.

Sekian dulu ya tutorial cara membuat Rangkaian Adaptor (Power Supply) AC to DC output 5 Volt semoga bermanfaat. Untuk tutorial selanjutnya akan saya lanjutkan pada pembahasan cara membuat PCB Layout untuk Rangkaian Adaptor (Power Supply) AC to DC output 5 Volt ini.
Untuk klian yang mendownload File Proteus yang saya buat diatas silakan klik alamat dowonload dibawah ini:
Terima kasih sudah berkunjung.

            Tutorial Video Skematik dan PCB Layout Rangkaian Adaptor (Power Supply) AC to DC output 5 Volt ada di bawah ini:


Posting Unggulan

Tak Renta

Menghabiskan sisa umur yang tak lagi muda bukan gampang. Meski seluk beluk kehidupan dengan berbagai macam cobaannya telah banyak dilalui. T...